Evaluasi Protokol Komunikasi Berbasis Web dan Non-Web pada Sistem IoT: Suatu Systematic Literature Review
Web-based and Non-Web-based IoT Communication Protocols: A Systematic Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.30700/sisfotenika.v16i1.595Keywords:
Systematic Literature Review (SLR), Internet of Things (IoT), Protokol Komunikasi, Protokol Berbasis Web, Protokol Non-WebAbstract
Perkembangan Internet of Things (IoT) menuntut penggunaan protokol komunikasi yang efisien, aman, dan mampu beradaptasi dengan keterbatasan perangkat serta kebutuhan integrasi layanan modern. Penelitian ini melakukan Systematic Literature Review (SLR) terhadap tiga puluh artikel primer untuk mengevaluasi karakteristik dan efektivitas protokol komunikasi berbasis web dan non-web pada ekosistem IoT. Proses SLR disusun menggunakan kerangka Population, Intervention, Comparison, Outcomes, dan Context (PICOC) untuk merumuskan pertanyaan penelitian, menentukan cakupan kajian, serta mengidentifikasi literatur relevan. Seleksi studi dilakukan melalui penyaringan sistematis, penilaian kualitas, dan ekstraksi data. Analisis memetakan protokol berdasarkan pola komunikasi, transport layer, serta karakteristik operasional, kemudian membandingkan efektivitasnya pada empat aspek kunci: performa, efisiensi energi, skalabilitas, dan keamanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa protokol non-web seperti Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) dan Constrained Application Protocol (CoAP) memberikan latensi rendah, konsumsi energi minimal, serta efisiensi komunikasi tinggi pada perangkat resource-constrained. Sebaliknya, protokol berbasis web seperti Hypertext Transfer Protocol/Representational State Transfer (HTTP/REST), WebSocket, Web of Things (WoT), dan Matter unggul dalam interoperabilitas, integrasi layanan cloud, serta dukungan keamanan berbasis Transport Layer Security (TLS) dan autentikasi berbasis token. Studi ini menyimpulkan bahwa arsitektur IoT modern cenderung mengadopsi pendekatan hybrid yang menggabungkan protokol non-web pada lapisan perangkat dengan protokol web pada lapisan aplikasi untuk mencapai kinerja dan keandalan sistem yang optimal.















