Determinasi Kesesuaian Citra Diri pada Niat Penggunaan Mobile Health: Pendekatan Extended TAM
The Determinant of Self-Image Congruence on Mobile Health Usage Intention: An Extended TAM Approach
DOI:
https://doi.org/10.30700/sisfotenika.v16i2.679Keywords:
Extended TAM, Halodoc, Kesadaran kesehatan, Kesesuaian citra diri, SmartPLSAbstract
Perkembangan aplikasi kesehatan seluler (mobile health) telah mengubah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Namun, ketersediaan teknologi tidak serta-merta menjamin adopsi oleh pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat penggunaan Halodoc di Kabupaten Banyumas dengan memperluas Technology Acceptance Model (TAM) melalui penambahan variabel Self-Image Congruence dan Health Consciousness. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi faktor fungsional, simbolik, dan psikologis dalam konteks telemedisin pada tingkat kabupaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner terstruktur kepada 428 responden. Setelah proses penyaringan data, sebanyak 401 respons yang valid dianalisis menggunakan PLS-SEM dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 15 dari 17 hipotesis yang diajukan didukung secara empiris. Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Self-Image Congruence, dan Attitude Toward Using terbukti berpengaruh signifikan terhadap Intention to Use. Selain itu, Perceived Usefulness dan Attitude Toward Using juga berperan sebagai mediator yang signifikan. Health Consciousness terbukti memoderasi pengaruh Perceived Ease of Use dan Self-Image Congruence terhadap Intention to Use, meskipun kedua efek moderasi tersebut bersifat negatif, sementara variabel ini tidak memoderasi pengaruh Perceived Usefulness dan Attitude Toward Using. Temuan ini menunjukkan bahwa adopsi Halodoc tidak hanya dipengaruhi oleh faktor-faktor fungsional, tetapi juga oleh pertimbangan simbolik dan psikologis pengguna.















